Follow us on the social network

Twitter Handi irawan Facebook Handi irawan Linkedin Handi irawan Rss feed Handi irawan

Social Media dan Citra Perusahaan

Friday, 01 July 2011

Social Media semakin berkibar di tahun 2011 sebagai media alternatif bagi perusahaan yang akan membangun merek produk atau citra perusahaan yang kuat.  Kemampuannya dalam menyebarkan informasi yang sangat cepat karena proses viral sangat mencengangkan.  Ini jelas membawa tantangan baru bagi setiap perusahaan. Pimpinan puncak memerlukan mind-set yang baru menghadapi hal ini.

Hasil survei Corporate Image Index tahun 2011 dari Frontier Consulting Group menunjukkan fenomena ini. Masyarakat semakin memiliki banyak informasi.  Mereka semakin mudah mendapatkan informasi, terutama melalui media digital seperti facebookyoutube dan twitter. Sepanjang tahun 2010 hingga kuartal pertama tahun 2011 ini, masyarakat mulai terlihat memiliki persepsi yang berbeda terhadap citra perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Indonesia.

Survei Corporate Image Index mengukur citra perusahaan berdasarkan 4 dimensi yaitu dimensi QualityPerformanceResponsibilitydan Attractiveness.  Dimensi Quality berhubungan dengan kualitas produk atau jasa perusahaan, kemampuannya untuk berinovasi dan seberapa besar tingkat kepercayaan terhadap perusahaan tersebut.  DimensiPerformance berhubungan dengan kinerja keuangan perusahaan dan kemampuan bisnisnya untuk bertumbuh. Dimensi Responsibilityberhubungan dengan kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial. Dimensi yang keempat, yaitu dimensi Attractiveness mencakup citra perusahaan yang dibangun oleh karyawannya yang berkualitas dan seberapa jauh menjadi tempat pilihan untuk bekerja.

Responden terdiri dari 4 kelompok yaitu dari para pelaku bisnis dengan jabatan minimal manajer, investor, jurnalis dan publik atau masyarakat. Pada tahun 2010, hasil survei menunjukkan bahwa rata-ratacorporate index yang tertinggi adalah penilaian dari investor kemudian disusul oleh pelaku bisnis, masyarakat dan jurnalis.  Bagaimana di tahun 2011?  Ternyata, corporate index yang tertinggi adalah dari persepsi masyarakat.  Kelompok ini menjadi lebih terinformasi mengenai aktifitas dan kinerja perusahaan. Karena banyak berita positif sepanjang akhir tahun 2010 dan semester pertama 2011, tidak mengherankan bila terjadi peningkatan corporate image index.

Tentunya, bila dilihat indeks setiap perusahaan, sudah pasti tidak semua perusahaan mengalami kenaikan indeks. Bank Citibank misalnya, yang dirundung dengan beberapa kasus, tentu akan mengalami penurunan indeks.

 

Perbandingan Corporate Image Index 2010 & 2011 Berdasarkan Panel Responden

 

Peningkatan Corporate Image Index dari panel masyarakat ini juga mendorong peningkatan skor Corporate Image secara keseluruhan. Indeks di tahun 2010 adalah sebesar 3.69 dan indeks di tahun 2011 sebesar 3.72.

 

Social Media

Di masa mendatang, peran social media akan semakin besar. Informasi seputar perusahaan dan merek, akan mudah diperoleh melaluisocial media. Indonesia yang memiliki jumlah facebook sebesar 36 juta dan twitter sekitar 6 juta, tidak pelak lagi bila social media benar benar akan mempercepat perubahan corporate image index. Perusahaan memiliki kesempatan untuk meningkatkan corporate image dengan cara yang lebih cepat atau mengalami sentimen negatif secara cepat pula.

Di masa lalu, perusahaan banyak menggantungkan proses komunikasi melalui media yang harus mereka bayar. Tidak mengherankan bila proses pembentukan citra perusahaan relatif lambat dan sangat tergantung dengan besarnya bujet komunikasi.  Dengan adanya social media, perusahaan mulai melangkah dari proses komunikasi yang menggunakan paid media menjadi owned media. Perusahaaan secara individu memiliki media sendiri. Mereka memiliki alamat situs maupun akun facebook mereka sendiri.

Kehebatan Social Media adalah kemampuan pelanggan yang terlibat aktif dalam membuat content.  Proses seperti ini, biasanya disebut dengancustomer generated content.  Pada tahapan ini, perusahaan mulai kehilangan kendali terhadap media.  Kehilangan kendali di satu sisi tetapi di sisi lain, perusahaan memiliki kesempatan untuk lebih melibatkan pelanggan dan menggunakan pelanggan menjadi endorser yang positif.

Bagi para CEO, pesannya jelas. Perusahaan harus membangun budaya untuk semakin terbuka dan semakin dekat dengan para pelanggannya. Social Media akan membuat perusahaan semakin transparan dan mudah dimonitor. Perusahaan-perusahaan global dunia sudah mulai menyadari kekuatan social media dan malakukan perencanaan detil untuk menggunakan kekuatan social media guna membangun citra perusahaan.

Go Back | On Top

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Articles Category

 

Email Subscriptions

Dapatkan Artikel Terbaru Handi irawan D.
Silakan Masukan Email Anda :

Delivered by FeedBurner

 

Popular Articles

Karakter dan Perilaku Khas Konsumen Indonesia
Tuesday, 29 May 2007 - The Uniqueness of Indonesian Consumer

Customer Value
Wednesday, 26 Mar 2008 - Uncategorized

Integrated Marketing Communication
Tuesday, 28 Oct 2008 - Uncategorized

Buatan Luar Negeri dong
Monday, 04 Jun 2007 - The Uniqueness of Indonesian Consumer

Baidu Vs Google
Monday, 03 Oct 2011 - Uncategorized