Follow us on the social network

Twitter Handi irawan Facebook Handi irawan Linkedin Handi irawan Rss feed Handi irawan

Data Membuat CRM yang Efektif

Wednesday, 06 April 2016

Uber Taxi sedang diuber. Perusahaan ini dianggap tidak memiliki izin, tidak mempunyai legalitas perusahaan di Indonesia, dimana penghasilannya bisa dikenai pajak. Berita larangan beroperasinya Uber Taxi, ditambah dengan demonstrasi besar, akhirnya menjadi berita lumayan besar di media. Perusahaan ini tentunya juga senang karena menjadi PR gratis yang bernilai miliaran rupiah.

Perusahaan yang didirikan oleh Travis Kalanick dan Garret Camp di tahun 2009 ini, sudah merambah ke 58 negara dan lebih dari 300 kota di seluruh dunia. Di beberapa negara Eropa seperti Jerman, Belanda, Belgia,‎ atau negara Asia seperti Thailand, India, Taiwan, Uber dilarang atau pernah dilarang. Bahkan, di negara asalnya, Amerika Serikat, beberapa negara bagian seperti Nevada dan Oregon melarang Uber Taxi beroperasi.

Sebagian besar dari alasan pelarangan ini adalah masalah keamanan. Pemerintah setempat meragukan bagaimana bisa mengatur para sopir dengan baik dan menjamin keamanan dari penumpangnya.

Bahkan disinyalir, larangan Uber Taxi di negara Eropa bukan karena masalah keamanan, tetapi masalah persaingan. Perusahaan-perusahaan taksi di Eropa menyadari bahwa akan sulit untuk bersaing dengan model bisnis seperti Uber Taxi. Mereka memiliki biaya operasional yang rendah tetapi kualitas engagement dengan pelanggan yang tinggi.

Walaupun demikian, perusahaan yang hanya memiliki platform dan tidak memiliki armada taksi sendiri ini, pada tahun 2014, diestimasi memiliki valuasi US$40 miliar atau lebih dari Rp500 triliun. Itu menunjukkan bahwa platform ini memiliki masa depan yang sangat cerah. Lalu, apa yang mendasari keyakinan tersebut? Adakah alasan lain di samping biaya operasional yang murah sehingga harganya bisa kompetitif?

Dari kacamata pelanggan, jelas banyak! Saat mendaftar ke platform ini, Anda perlu memberikan data terkait identitas sekaligus kartu kredit Anda. Masalah pembayaran juga menjadi hal yang sangat nyaman.

Salah satu hal yang membuat kita tidak nyaman saat meminta taksi melalui call center adalah kadang tidak tersambung atau kemudian tidak ada kepastian kapan taksi akan datang, terutama kalau kita membutuhkannya saat itu juga. Melalui Uber Taxi, kita bisa melihat melalui smartphone berapa taksi di sekitar kita berada yang bisa dipanggil dan berapa lama taksi terdekat akan menuju ke tempat kita. Keunggulan Uber Taxi yaitu kemampuannya menghasilkan data untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik dan memahami perilaku pelanggan dengan baik.

Uber Taxi mampu mencatat kebiasaan lokasi pelanggan untuk memanggil taksi‎. Uber Taxi juga mencatat semua destinasi setiap pelanggan. Ini yang tidak mungkin dicatat oleh perusahaan taksi konvensional. Dan kalau Uber Taxi suatu hari menginginkan data lebih soal perilaku pelanggan, sensitivitas harga dan soal kemacetan jalan, semua‎ bisa diperoleh secara real-time. Tidak mengherankan, Uber Taxi sanggup menerapkan dynamic pricing, dimana harga tergantung supply-demand dan juga kemacetan jalan.

Perusahaan taksi konvensional akan membutuhkan waktu untuk mengetahui bagaimana penyebaran kebutuhan taksi di setiap area. Uber Taxi bisa mendapatkan real-time. Perusahaan taksi konvensional tidak akan mampu mengetahui secara personal, beberapa frekuensi pelanggan A pergi ke tujuan tertentu. Perusahaan taksi konvensional akan sulit untuk menjawab pertanyaan yang sederhana, berapa jumlah penumpang baru dan lama di bulan ini karena taksi tidak mengenal penumpang. Sebaliknya, platform mengidentifikasi penumpangnya dengan sangat baik, bukan hanya nama, tetapi kartu kredit, tujuan, dan besarnya billing yang dibayar selama periode tertentu.‎ Ini yang memberi sebagian penjelasan kenapa perusahaan ini berharga lebih mahal dari harga 2 juta taksi kijang.

Dengan satu kalimat, kita bisa menyimpulkan bahwa keunggulan Uber adalah kepemilikan data untuk memahami perilaku pelanggan. Karena jumlah data yang besar, maka biasa disebut dengan big data.

Di masa mendatang, data-data dari smartphone akan menjadi sumber yang sangat vital terutama bagi para marketer. Di sinilah mereka bisa mengintegrasikan penjualan dan pemasaran. Demikian juga, semua inovasi produk dengan mudah bisa digagas dan diciptakan karena pemahaman perilaku pelanggan yang dalam. Sampai di sini, kita dapat melihat mengapa Uber Taxi adalah platform yang berbahaya bagi perusahaan taksi konvensional.

Ke depan, akan banyak perusahaan yang menjadi pemenang karena big data. Di industri perbankan misalnya, ada begitu banyak data transaksi dan media sosial yang dapat digunakan untuk menyusun strategi dan program CRM yang efektif. Di industri ritel, data biometrik seperti face recognition, bisa menjadi data dan informasi yang efektif untuk meningkatkan penjualan dan loyalitas. Big data akan membuat strategi CRM yang sungguh efektif dan sulit ditiru oleh pesaing yang tidak memiliki data.

Go Back | On Top

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Articles Category

 

Email Subscriptions

Dapatkan Artikel Terbaru Handi irawan D.
Silakan Masukan Email Anda :

Delivered by FeedBurner

 

Popular Articles

Karakter dan Perilaku Khas Konsumen Indonesia
Tuesday, 29 May 2007 - The Uniqueness of Indonesian Consumer

Customer Value
Wednesday, 26 Mar 2008 - Uncategorized

Integrated Marketing Communication
Tuesday, 28 Oct 2008 - Uncategorized

Buatan Luar Negeri dong
Monday, 04 Jun 2007 - The Uniqueness of Indonesian Consumer

Baidu Vs Google
Monday, 03 Oct 2011 - Uncategorized